” PERLU ANDA KETAHUI “
Anda harus tahan terhadap ulat jika ingin dapat melihat kupu – kupu untuk mencapai sesuatu yang baik dan indah di kemudian hari, tidak bisa dilakukan dengan mudah sering harus dicapai dengan cara yang sulit dan berliku – liku, dengan penuh kesabaran sering pula harus melalui keadaan yang menyentuh perasaan, semakin sulit jalan yang dilalui, semakin senang nanti jika tujuan tercapai. Di dalam kehidupan segala pengorbana – pengorbanan kecil tidak usah di hitung karena kita hidup memang untuk melaluinya.
Untuk mencapai tujuan kita memang butuh pengorbanan yang besar, penyitaan waktu, tenaga, serta pikiran. Kita harus bisa melaluinya karena di setiap lembah ada jalan menuju puncak. Ini memberi harapan kepada kita yang sedang dalam kesulitan, bahwa kalau dicari dengan tenang dan tekun, pasti ada jalan keluar untuk mengatasi segala kesulitan – kesulitan ini. Orang tidak boleh cepat berputus asa, harus terus berusaha, didunia ini tidak ada yang langgeng, suatu waktu kita ada di bawah, lain kali ada di atas, jadi segala kesusahan dalam hidup adalah hal yang biasa. Ini sebagian dari pengorbanan – pengorbanan kita selama hidup.
Kita bisa belajar dari pengalaman – pengalaman kita di masa lalu tentang segala kekurangan kita, karena Pengalaman adalah nama yang kita berikan untuk jumlah seluruh kesalahan kita. Kalau suatu saat kita menoleh kebelakang dan menganalisis kejadian yang telah lalu, kita akan menyadari berbagai kekurangan dan kesalahan kita sendiri di masa lalu itu. Untuk memperbaikinya tidak mungkin lagi, tapi paling tidak kita harus berusaha untuk tidak mengulangi kealpaan seperti yang lalu itu. Kita dapat menyadari kesalahan itu karena pandangan kita sesudahnya lebih luas daripada waktu kita menghadapi persoalan itu. Dan insya Allah dari sini akan lebih kuat menghadapi segala rintangan – rintangan dalam hidup ini yang mendorong kita selalu berpikir objektif dan optimis. Tapi perlu diingat satu hal : Ketakutan terhadap sesuatu tanpa alasan sering sama bahayanya dengan terlalu percaya diri. Sesuatu yang memakai kata “Terlalu” biasanya tidak baik demikian pula jika kita terlalu percaya kepada diri sendiri, kiranya tidak baik juga. Kita harus selalu menyadari bahwa manusia tidak lepas dari kesalahan dan kelemahan. Sebaliknya, tidak beralasan pula jika menghadapi kehidupan dengan rasa terlalu takut. Hidup ini tidak akan terlepas dari berbagai kesulitan dan permasalahan, dan ini menimpa semua orang tanpa kecuali, ada yang berat dan ada pula yang ringan permasalahanya.
Pengetahuan tentang kemanusiaan harus dimulai dari diri kita sendiri. Untuk dapat mempelajari keberhasilan seseorang kita harus mempelajari diri sendiri terlebih dahulu, dengan demikian kita mempunyai bahan perbandingan antara diri kita dengan orang lain. Kadang kita merasa paling berhasil dan sombong padahal ada yang lebih berhasil lagi bahkan tidak sombong. Untuk mencapai suatu tujuan yang kita inginkan adalah sabar, tekun, dan berusaha. Jangan pernah mengandalkan keberuntungan untuk mencapai suatu hasil karena jika kita menggantungkan diri pada keberuntungan saja, maka kita akan membuat hidup kita seperti lotere. Keberuntungan yang datang sewaktu – waktu tanpa diduga adalah benar – benar sebuah kemujuran saja (ini hanya karena Tuhan kasihan pada kita). Keberuntungan yang datang secara teratur hanya bisa terjadi karena usaha manusia itu sendiri dan diridloi Tuhan.
Jangan pernah merasa paling pandai karena ini tidak menjamin keberhasilan kita, yang pada akhirnya seorang yang mengaku segala bisa (paling pandai) tetapi sebenarnya tidak, hanya akan belajar menguasai satu hal yaitu “MENGEMIS”.
Pengetahuan, kepandaian dan keterampilan adalah alat, yang menentukan sukses adalah tabiat. Di dalam kehidupan sehari – hari, ilmu pengetahuan, kepandaian dan keterampilan adalah modal untuk berbagai usaha tetapi yang menentukan keberhasilan adalah watak (tabiat). Orang yang pandai dan terampil tetapi pemalas tidak akan mencapai apa – apa, orang yang tidak bisa bergaul dengan sesama manusia tidak akan mendapat simpati, sulit memperoleh pekerjaan dan dijauhi orang lain. Seseorang bisa diduga tabiatnya tidak hanya dari penampilan dan perilakunya tetapi dari percakapanya juga dari perkataanya oleh karena itu, berhati – hatilah dalam berbicara. Pikirkanlah apa yang akan diucapkan agar tidak menyinggung perasaan atau melukai hati orang lain.
DIarsipkan di bawah: kehidupan | Ditandai: adenium, agama, akses, alamat, band, barang antik, budaya, buku, corel, design, download, dunia, ekonomi, foto, gambar, gitar, gratis, hp, indonesia, internet, kartun, kehidupan, keris, kitab, mp3, MUSIK, nabi, photo shop, politik, program, proxy, ptc, puisi, religi, sirih, software, sosial, speed, tanaman hias, video




