Sirih Raja adalah tanaman dari family apocynaceae, seperti halnya Adenium, Neriumdan Plumeria. Karakteristik Sirih Raja memiliki daun yang sangat tebal sampai 5 inchi, panjang daun bisa mencapa 35-40cm. Sirih Raja berakar seperti anggrek tapi bukan jeis aerides atau akar hawa, hidup menumpang pada batang pohon merambat seperti benalu, berbiji seperti Adenium, biji berbulu dan kantung biji seperti tanduk, bunga kecil bentuk bintang bulat. Sirih Raja belum banyak dikenal masyarakat, tanama tergolong langka, ditemukan di pulau Jawa, Sumatera selatan, Iria jaya dan NTB. Dalam bahasa latin dikenal dengan nama Peperomia Angulata, tanaman bergetah putih pekat seperti Plumeria ini menyukai hidup dalam suhu yang lembab seperti anggrek, pemupukan dengan Nitrogen tinggi akan merangsang tumbuhnya daun dan berpengaruh dalam pembesaran serta ketebalan daun, satu daun Sirih Raja bisa mencapai umur 2 tahun tanpa rontok. Perlakuan penyinaran sangat berpengaruh pada warna dain, penyinaran sedang dibawah plastic UV menghasilkan daun dengan warna merah keunguan, penyinaran redup menghasilkan daun dengan warna hijau muda, tanpa penyinaran menghasilkan warna hijau tua pada daun. Penyiraman yang baik 2 kali sehari pada waktu pagi dan malam. Media tanam ijuk dan sabut kelapa, penyemaian langsung pada sabut kelapa atau dengan sekam bakar seperti Adenium.
Pemupukan intensif 2 minggu sekali, NPK cair, insektisida 2 minggu sekali, tanamam tahan tidak mudah mati, pengembangbiakan dengan stek batang dan biji. Foam Studio mengenalkan tanaman ini kepada anda karena tanaman ini sudah sangat langka, bagi para kolektor tanaman hias yang berminat bisa menghubungi Foam Studio langsung. Mungkin kami pengembangbiak Sirih Raja pertama di Indonesia.
Klarifikasi tanaman Sirih Raja.
Dari berbagai sumber diketahui bahwa tanaman ini termasuk golongan family piperaceae, atau sejenis tanaman sirih merica, tetapi kalau diteliti lebih specifik lagi tanaman ini benar-benar menyerupai jenis family apocynacea, tanaman ini menyerupai Adenium dengan biji didalam tanduk dan berbulu, penyimpanan cadangan air pada Adenium ada dalam bonggol akar sedangkan pada Sirih Raja pada daunya, yang membuat tanaman ini berdaun tebal, yang memungkinkan tanaman ini bisa bertahan hidup walau kekurangan air, bergetah putih pekat seperti Plumeria, dan berbunga 5 petal, Mungkinkah tanaman ini hasil evolusi dari mata rantai yang hilang dari family piperaceae menjadi apocynaceae. Pertama saya temukan, tanaman ini saya kira adalah jenis tanaman sirih, tetapi setelah saya pelihara tanaman ini yang kemudian bisa berbunga lalu berbuah, diketahui bahwa tanaman ini saya yakin adalah dari family pocynaceae seperti halnya Adenium. Karena bergetah putih seperti Plumeria maka saya coba satukan dengan tehnik sambung grafting antara Sirih Raja ini dengan Plumeria (dilihat dari kesamaan getah) hasilnya adalah grafting saya berhasil, seperti halnya saya menyatukan antara Adenium dan Nerium yang hanya beda genus tapi masih satu family. Penyilangan antar Plumeria dengan Sirih Raja yang saya coba lakukan dengan tehnik Hand Polination (penyerbukan buatan) hingga saat ini selalu gagal, buah atau tanduk selalu melintir dan kosong, sama halnya saya mengawinkan antara Plumeria dengan Adenium, penyilangan sampai tahap berbuah adalah titik temunya. Dari pengalaman ini saya yakin bahwa Sirih Raja memang benar-benar keluarga kamboja, walaupun dari bermacam sumber yang saya cari, saya menemukan SirihRaja ini sebagai bagian dari keluarga piperaceae.
Bagi pembaca yang tahu lebih daripada saya, mohon saya dikasih masukan tentang tanaman ini, betulkah kesimpulan saya tentang tanaman ini? tolong saya dibantu agar segala kesalahan-kesalahan isi dalam penulisan ini bisa saya koreksi ulang,
Kami menjual dalam satu paket 4 daun ukuran panjang 10cm.
Ketebalan relatif 2-5mm
Dengan harga Rp 100.000 per paket
DIarsipkan di bawah: tanaman | Ditandai: adenium, agama, aglonema, agrikultura, alam, budaya, budidaya, bunga, cerita, chatting, cloning, download, e bay, euphorbia, flora, gratis, indah, jakarta, jawa tengah, kehidupan, kembang, kesehatan, kontes, kultur jaringan, langka, nimbuzz, nursery, pameran, paranormal, pembibitan, penghijauan, pertanian, sansiviera, seni, sirih, tanaman hias, tropis, unik








amazing….baru sekali ini saya melihat walau tidak langsung, tumbuhan sirih raja.biasanya sirih berdaun tipis dan memiliki urat yang tidak setebal ini. apakah ini hasil silangan atau asli dari bumi indonesia? mungkin punya prospek bagus bagi kolektor nursery…. g’d luck
Halah…halah…besar/lebar benget daunnya yah…
Klu dipake NGINANG ( nyusur ) nenek-nenek kayaknya tambah sip banget tuh Pak/Bu.
Hmmm…hmmm…Penyayang tumbuhan bener nih.
Mudah-mudahan juga penyayang terhadap sesama manusia….Halah…
Keren… bisa didapatkan dimana sirih raja ini?
Trus kegunaannya apa aja ya? mungkin ada manfaat sebagai obat seperti sirih biasa?
salam kenal juga….
sirih rajanya unik juga ya pak.
klo saya amati tanamannya mirip dengan sejenis anggrek yang ada di rumah, saya biasa sebut dengan nama “hoya”. benarkah?
thank’s,
maria rina
Wow daun sirihnya besar juga yach…tebal lagi!
Sepertinya perawatannya susah?
salam kenal juga,
ni mau nanya :
bedanya sirih raja dgn sirih biasa apa?
truz khasiatnya sama pa gak?
mas ini info yang bisa di percaya nurutku dari web :
http://www.rimbundahan.org/environment/plant_lists/taman_sari/index.htm
Hoya carnosa
ASCLEPIADACEAE
akar setebal/akar serapat
East Asia to Australia and Pacific. Epiphytic herb. Toxic and narcotic latex. Fresh leaf juice with honey used for pneumonia and bronchitis; anti-inflammatory.
Sirih Raja itu bernama Hoya Carnosa, nama juga di label dg Hoya carnosa di kios anggrek Taman Mini Indonesia Indah dan beberapa kioa lainnya. Mudah mudahan bisa jadi info yang bermanfaat. Saya juga punya tanaman ini
salam